
KUA Mojosari — Penyuluh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mojosari turut menghadiri kegiatan Pleno PKK Kecamatan Mojosari yang dirangkaikan dengan acara halal bihalal. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam pembinaan keluarga dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh KUA Mojosari, Husnul Khotimah, menyampaikan materi terkait isu-isu keluarga yang menjadi perhatian bersama, di antaranya data pernikahan dini dan perceraian, yang salah satu penyebabnya adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Materi ini selaras dengan program PKK Pokja 1 yang berfokus pada pembinaan karakter dan ketahanan keluarga.
Sinergi yang terbangun antara KUA dan PKK mendapatkan apresiasi dari Plt. Camat Mojosari, Yulius Bahtiar, yang menyambut positif kolaborasi dalam upaya pencegahan permasalahan keluarga di tengah masyarakat.
Selain itu, disampaikan pula materi psikologi keluarga mengenai pentingnya membangun “segitiga cinta” dalam rumah tangga, yang meliputi tiga unsur utama, yaitu komitmen, kedekatan emosional, dan gairah (passion). Ketiga unsur tersebut perlu dijaga secara seimbang guna mewujudkan keluarga yang harmonis dan sakinah. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Usfuriyah, mewakili Kepala KUA Mojosari, Nur Fayakun.
Kegiatan pleno ini dihadiri oleh Camat Mojosari beserta istri selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Mojosari, perwakilan Persit, Bhayangkari, Kepala Puskesmas Mojosari dan Modopuro, kader PKK, serta Pokja 1 hingga Pokja 4 se-Kecamatan Mojosari. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara KUA dan PKK dalam membangun ketahanan keluarga, serta mewujudkan masyarakat yang harmonis, sejahtera, dan religius. (hs)
(Materi dapat diunduh abthreemojo.com laman website kemenag Kab Mojokerto)